Twitter

Sabtu, 10 Agustus 2013

Karena Aku Menyayangimu [#FF Part 3]

Genre : Sad,Romance,Funniest,Friends
Cast : -Choi Siwon (Super Junior)
           -Lee Donghae (Super Junior)
           -Jung Hyo Joon

"Gomawo HyoJoon lukaku sudah membaik" Kata donghae dengan lembut.
"Ne,cheonma.. Lain kali berhati-hati" Kata Hyo Joon yang menasihati donghae agar kebih berhati-hati
"Ahh ayo pulang ini sudah siang" Kata siwon menggerutu

                                                                                    SKIP

"Nahh donghae rumah mu di pertigaan ini bukan? Yasudah kalau begitu kita duluan ne?" Kata siwon sambil terburu-buru
"Ne,yasudah annyeongghi. Kamsahamnida untuk hari ini" Kata donghae sambil meninggalkan siwon dan Hyo Joon
"Yasudah,ayo Hyo Joon!" Ajak siwon sambil mengayuh sepedahnya. Entah kenapa dia sangat terburu-buru.
"Siwon! Siwonnie! Hey!" Teriaku sambil menyamakan kecepatan sepedahku dengan sepedahnya
"Ne? Apa? Kalau sedang mengendarai sepedah jangan banyak bicara!" Jawabnya kecut sambil menambah kecepatan sepedahnya.
"Hah kau ini!"
"Kau ingin diam atau aku tinggalkan?" Kata siwon seperti mengancam.
"Kyaaaa!! Tinggalkan saja!" Kataku acuh
"Yasudah kalau itu maumu!" Katanya yang serius lalu meninggalkan ku

Siwon pun mempercepat laju sepedahnya, Hyo Joon membiarkan siwon seperti itu. Saat perasaannya kacau dia ingin menyendiri bahkan bicara pun tidak mau.
                                                                        
                                                                                   ***

"Nah,Sudah sampai! Aku permisi annyeonghisi hyo joon" Kata siwon tanpa memalingkan wajahnya kepadaku.
"Eh eh tunggu dulu,kau terlalu terburu-buru" Aku menahannya. Tapi tetap saja ia tidak memalingkan wajahnya
"Ada apa? " Katanya yang bisa kulihat wajahnya berkerut tanda nya dia sedang tidak enak hati
"Hey,ada apa? Kau tidak apa-apa kan? Kau sakit?" Tanyaku yang khawatir.

Hyo Joon sangat tau sikapnya seperti itu dia sedang marah. Tapi apa yang membuat dia marah?

"Kau tak tak apa kan?" Tanya ku sambil menyetuh wajahnya lembut. Aku ingin memastikan dia tak demam atau apa pun.
"Kalau aku sakit apa peduli mu hah?" Tiba-tiba siwon yang marah pada Hyo Joon
"Ya,aku sangat peduli! Aku akan menemani mu sampai sembuh aku janji" Kataku yang peduli
"Namun sayangnya aku tidak sakit Hyo Joon,sudahlah aku ingin pulang. Annyeong" Sambil melepaskan tanganku dari wajahnya lalu pergi begitu saja.

Tampak heran apa mungkin dia cemburu karena ku mengobati donghae? Atau dia benar-benar sakit? Tapi memang aku sangat khawatir,tapi entah saat ini aku tak tahu perasaan ku seperti apa. Tapi yang pasti aku khawatir.

*MALAM HARI*
Aku masih berkutik dengan Handphone ku untuk mencari nomor ponsel siwon.  Setidaknya aku ingin memastikan dia baik-baik saja.
"Hey,siwon!" send.
"Ne? Mwo?"
"Apa kau baik-baik saja?"
"Iya,aku baik"
"Singkat sekali jawabanmu"
"Lalu?"
"Tidak"
"Yasudah"
"Apa kau sudah tidur?"
"Kalau aku sudah tidur,aku tidak akan jawab pesan mu ini"
"Ohhh apa kau sudah merasakan kantuk?"
"Iya,baru sesaat aku tidur kau mengirim pesan"
"Yasudah tidurlah yang tampan,besok aku ingin bermain dengan mu."
"Ne"

Hahh dia ini sudah aku puji tampan jawabnnya sangat ketus hanya mengucapkan "Ne". Tapi memang dia tampan Kkkk~ Sudahlah pesan ini menjawab semua pertanyaan di otaku. Bahwa dia baik-baik saja.

*PAGI HARI*

"Tedddddddddddeeeeeeeeet tedddddddddeeeeeet" Suara klakson mobil yang buat ku terhujat dan berlari keluar
"Aaaahh kau sudah datang siwonnie" Kataku sambil tersenyum ria
"Ne,masuklah. Kau tak ajak donghae?" Jawab siwon
"Baik,kamsa. Tidak ini khusus untuk kita berdua" Kataku yang sengaja tak mengajak


Siwon hanya membalas senyuman dengan kecut.

"Kita akan kemana?" Tanya siwon memecah keheningan
"Kita akan ke bioskop" Jawabku.
"Mwo? Kau ingin menonton apa? Film romantis dengan ku?" Tanyanya sambil tersenyum
"Aigoo tidakk,film yang sedang hits saat ini! The ghost. Bagaimana?" Kataku dengan sangat percaya diri. Padahal aku tahu,aku sendiri bahkan tak pernah menonton film Horror sekalipun. Aku sangat takut dengan hal mistis.
"Hah?? Apa kau bilang? Aku ini temanmu sejak kecil aku tau kau takut hantu dan tak pernah menonton film hantu" Jawab siwon meremehkan
"Ya karena itu lah yang buat aku ingin menonton! Aku kan tidak pernah menonton"
"Ya baiklahh cantik"


Apa pun akan aku lakukan demi siwon. Agar dia bisa tersenyum kembali,rasanya aku tak punya kekuatan lagi untuk jauh dari nya. Mungkin rasa itu kembali lagi,iya kembali dengan utuhnya.

"Kau antri membeli tiket aku membeli pocpcorn untuku dan kau"
"Ne,kutunggu"
 

Aku bergegas membeli popcorn untuk dimakan nanti. Jujur bulu kuduk ini berdiri aku tak tahu apa yang harus aku lakukan disana? Tetap staycool menatap layar walaupun takut atau tertidur dengan menggunakan kacamata hitam dan pura-pura melihat layar. Aku sama sekali tidak berani.

"Hey,sudah selesai?" Tanya siwon yang tiba-tiba ada di belakangku.
"Oh? Popcorn? Sudah ini"
"Yasudah,ayo kita masuk"
"Ne"

Kami berdua duduk di bangku paling atas,disini memang sangat ramai. Hahh jantung ini berdebar sangat kencang di satu sisi aku takut  dengan hantu yang mungkin menggentayangi pikiran ku. Di satu sisi yang lain jantung ku berdebar sangat kencang karena siwon ada di hadapanku saat ini.
                       

                                                                        ***
Film sudah di mulai dari beberapa menit yang lalu. Sampai saat ini pun aku tidak berani untuk melihat layar film.
"Kau takut?" Tanya siwon dengan suara sangat pelan
"Tidaak" Jawabku menyangkal
"Kenapa kau diam saja,aku tau kau takut menonton film hantu ne?" Tanya nya sambil mengacak-acak lembut rambutku.
"Yaaaak!! Kau tahu aku takut tapi masih saja di ungkit"
"Takut? Peganglah tanganku"

Tak aku sangka dia menyerahkan tangannya untuk aku genggam. Tanpa berpikir lagi aku langsung genggam tangannya dengan sangat erat. Tangannya yang hangat membuat ketakutan ku berkurang saat menonton film hantu

"Mwoo.. Tanganmu dingin sekali. Sini" Katanya sambil meraih kedua tanganku agar merasakan kehangatan dari tangannya.
"Aku tegang,film ini sangat tidak baik" Kataku yang mencari-cari alasan. Ya tanganku dingin karena gugup olehnya.
"Sudah tontonlah filmnya" 


Aku memberanikan untuk melihat layar,walaupun melihat dengan mata yang agak disipitkan agar semua gambar yang ada di kayar tersebut tidak terlihat jelas. Hingga suatu scene film yang membuatku kaget!
TIBA-TIBA MUNCULAH HANTU YANG SECARA MENDADAK KELUAR. Sungguh itu membuatku kaget dan hamoir membuat jantungku copot! Sontak secara tidak sengaja aku memeluk siwon! Sungguh di luar dugaan,siwon malah memelukku balik bahkan erat.  Karena merasa tidak enak aku lepaskan pelukan itu.

"Mianhae aku tak sengaja" Kataku dengan sangat menyesal
"Tak,apa aku mengerti. Lagi pula aku senang" Jawabnya sambil tersenyum yang membuat meleleh semua orang. Ternmasuk aku

"Hah? Senang? Apa maksudmu hah? Dasar tengil! " Kataku sambil memukul lengannya

Akhirnya 2 jam yang mengerikan itu terlewat. Lampu ruangan di nyalakan,yang akhirnya aku bisa melihat wajah siwon dengan jelas di sampingku.

"Nahh,sudah selesai. Tak apa kan?" Tanya nya dengan nada meremehkan
"Tak apa dari mana! Ini mungkin yang terakhir!" Jawabku dengan nada ketus
"Emmmm,Hyo Joon!" Tiba-tiba sepatah kata dengan suara yang lembut membuat ku terhujat
"Ne?" Kataku
"Emm,tak apa" Jawabnya sambil menundukan kepalanya,sambil berdiri bergegas untuk turun
"Kau ini  dasar:" ketusku.


Kami pun bergegas keluar dari bioskop dengan menuruni tangga. Siwon yang terus berceloteh dan meremehkan aku dengan badan mengahadapku dan berjalan mundur menuruni tangga.

"Kau payah Hyo Joon" Kata siwon yang terus mengejekku
"Ya,terserah kau saja siwonnie" Jawabku sambil merubah raut bibir yang senyum menjadi sedih
"Janganlah marah! Aku hanya bercanda! Tak mungkin ada orang yang berani melihat hantu ne? Tapi kau tetap saja payah ini kan hanya film" Katanya yang aku kira perang ini akan selesai.
"Aissh kau ini!!!!!!" Aku pukul-pukul badannya yang bidang itu agar dia rasakan.


Karena saking asiknya aku berbincang-bincang tanpa aku sadari kakiku tersangkut kursi bioskop,Yang akhirnya membuat aku jatuh dan menimpa badan siwon yang bidang itu.
Yatuhannnn aku tepat berada di depan wajahnya. Sampai tak lama jantungku berdebar sangat kencang karena wajahnya yang mendekati wajahku hingga. Aku berusaha tenang karena takut detak jantungku terdengar olehnya. Namun jantung ini makin berdetak kencang ketika siwon mendekatkan wajahnya Hingga akhirnya..
"Mmmphhht" Bibirku dan bibirnya berada di tempat yang sama tanpa jarak. Tak kusangka Dia menciumku dengan lembut. Aku yang merasa tidak enak ingin melepaskan ciuman tersebut namun siwon justru memegang tengkukku yang membuat kepalaku susah untuk bergerak,yang membuat ku pasrah dan hanya membalas ciumannya itu. 

   
                                                                        ***
Kami pun pulang dengan mobil siwon sambil menyusuri gelapnya malam dengan indahnya lampu gemerlap di setiap bangunannya. Sepanjang jalan kami berdua hanya diam tanpa kata sedikit pun,karena kejadian tadi membuat kita canggung.

"Ehmm" suara deheman siwon itu memecahkan keheningan. Dengan maksud memulai duluan untuk berbicara.

"Hyo Joon!" Katanya memanggilku
"Ne?" Jawabku dengan singkat karena tidak tahu apa yang harus aku katakan
"Emm.. Maafkan ku tadi ya?" Kata maafnya setelah kejadian tadi
"Iya,tak apa" Jawabku
"Emm,,untung kita jatuh di tangga terakhir sehingga kita tak jatuh terguling-guling ne? Hahha" Katanya dengan maksud membuat kecanggungan ini hilang.
Tapi tetap saja aku masih merasa canggung karena kejadian tadi. Jujur aku sangat senang tapi ini terlalu mendadak.
"Ne,untung ada kau jadi aku terjatuh menimpamu sehingga tidak terluka dan.."
"Dan aku menciumu" Katanya memotong perkataan ku yang belum di selesaikan
"Hmmm ne" 


SIWON POV 
Tidaaaakkkk jantungku berdebar sangat kencang. Sungguh perbuatanku itu sangat tak sengaja,secara refleks aku melakukan karena aku menyukainya. Setelah kejadian itu membuat aku memberanikan diri untuk mengutarakan perasaanku. Tapi aku sangat malu ini membuatku sangat gugup
Sebentar lagi aku akan sampai di rumahnya. Tapi hati ini masih belum tenang untuk mengutarakan perasaan ini. 

Sampai akhirnya aku sampailah aku di depan rumahnya

"Sudah sampai! Ne,Gomawo untuk hari ini!" Kata Hyo Joon 
Melihat dia yang akan keluar dari mobil dengan cepat siwon menahannya dengan menggenggam tanganya
"Tunggu Hyo Joon!" Sambil mengengggam tangannya.
"Ne?" Jawab Hyo Joon dengan singkat
"Aku ingin bicara kan sesuatu" kata siwon dengan gugupnya
"Bicarakanlah.. Aku akan dengarkan" Kata Hyo Joon yang menganggap ini hanya pembicaraan biasa.

"Hemmm.. Emm Hyo hyo joon!" Kataku sambil terbata-bata
"Iya,ne?" Tanya Gadis cantik itu yang menjadi sangat kebingungan
"Hmmm" Kata siwon dengan terbata-bata karena gugup yang dia rasakan. Tapi aku bertekad untuk mengungkapkan nya sekarang. Sambil mencari ketenangan dengan melihat ke segala arah sambil sesekali melihat wajah Hyo Joon yang kebingungan.
"Hyo Joon aku..............."


                                                                    TO BE CONTINUE PART3 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar